Larangan-larangan Bagi Wanita Saat Ihram Ketika Ibadah Haji

Ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima dan dalam pelaksanaanya memiliki aturan-atuan yang sudah baku dan wajib dipatuhi baik bagi laki-laki maupun bagi perempuan. Saat menunaikan ibadah haji ada banyak sekali hal yang harus kita patuhi mulai dari perintah-perintah dan juga larangan. Berdasarkan ulasan dari IslamExplored.org ada beberapa larangan yang wajib dijauhi saat menjalankan ihram ibadah haji terutama bagi para perempuan. Menjauhi segala larangan-larangan ini akan membuat ibadah haji kita terjaga dari hal-hal yang tidak diperbolehkan.

Larangan yang pertama bagi para perempuan adalah larangan memotong rambut saat menjalankan ihram. Perempuan dilarang untuk mencukur seluruhnya ataupun sebagian rambut kepala atau juga menghilangkapn rambut dengan berbagai cara. Jika memang melanggar larangan ini dengan alasan yang dibenarkan misal karena sakit maka hajinya tetap sah tapi wajib membayar fidyah. Fidyah yang diberikan bisa dalam bentuk puasa, sedekah atau dengan berkorban. Sementara itu jika melanggar larangan ini tanpa adanya uzhur yang dibenarkan secara syar’i maka akan mendapatkan dosa dan membayar fidyah atas pelanggaran tersebut.

Selain itu larangan lain yang harus kita jauhi adalah memotong kuku. Para ulama telah sepakat bahwa bagi umat Islam yang beribadah haji maka dilarang memotong kuku bagi para perempuan muhrimah. Jika tetap melanggar larangan ini dengan sengaja maupun tidak sengaja atau lupa, maka wajib membayar fidyah atas perbuatannya. Menurut Hanfiyah fidyah akan berlaku jika telah memotong lebih dari tiga kuku, sedangkan menurut Malikiyah memotong dua kuku sudah dibebankan untuk membayar fidyah.

Para wanita selama ihram juga dilarang untuk memakai wangi-wangian dalam bentuk apapun. Menurut ulama dari Hanafi dan Hanabilah, merek yang memaki wangi-wangian maka wajib membayar dam atas perbuatannya. Sementara itu menurut Maliki dan Syafii mereka wajib membayar fidyah. Perlu diketahui larangan memaki wangi-wangian untuk para wanita ini tidak terbatas hanya pada pafrum saja, tapi juga termasuk pada sabun, shampoo, minyak yang dapat menimbulkan wangi-wangian. Jika ingin menggunakan sabun atau shampoo maka hindari yang mengandung parfum. (sumber : IslamExplored.org)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *